Kita tak akan mungkin pernah satu lagi..
Kita tlah berbeda..
Jangan pernah kamu hadir lagi di kehidupanku. Hidupku kini tlah lebih baik dari dulu, waktu kamu tinggalkan aku begitu saja tanpa alasan yg jelas.
Kini aku tlah bisa menata hati yg dulu sempat hancur karna kamu. Dan air mata yg dulu slalu menetes kini tlah menjadi kebahagiaan.
Sudah cukup untuk aku merasakan semua kesakitan ini. Biarkan aku bahagia, biarkan aku mencari hati yg baru.
Jangan kamu egois, yg seenaknya datang dan pergi begitu saja dari hidupku. Aku punya hati, hati aku punya rasa, rasa sakit yg sering aku rasa bila kamu slalu hadir, dan hilang begitu saja..
Kamu pasti ingin kan mencari kebahagiaanmu juga? Jika ingin, carilah kebahagiaanmu itu tidak usah kamu datang lagi di hidupku.
Jumat, 25 April 2014
Teruntuk KAMU mantan kekasih
Aku bertemu kamu secara tidak sengaja, awalnya pun aku tidak tertarik padamu.
Namun, entah kenapa kamu mulai menarik perhatianku. Lucu memang, dan konyol. Tapi aku mulai menyukaimu, menyukai kamu dari cara kamu membuat aku tertawa..
Berharap ingin selalu memiliki slalu muncul, namun aku sadar itu tidak mungkin.. aku cukup tau diri untuk tidak mengharapkanmu terlalu tinggi.
Ketika aku memutuskan untuk membuang semua perasaanku, kamu sllu membuat semua harapan itu menjadi nyata, dan semakin tinggi harapanku untuk bisa bersamamu..
My moodboster is you..
pernah gak sih punya seorang moodboster? kalau kamu punya, aku pun juga punya. mereka ini yg ada di foto moodboster aku. cukup melihat fotonya saja, dan mengingat semua kejadian dan kebersamaan yg pernah terjadi dengan kedua org ini membuat aku sejenak melupakan semua. konyol memang seusia aku mash mengagumi seseorang yg di sebut idola. aku bukan anak kecil lg tapi menurutku mempunyai moodboster yg itu perlu apalagi mempunyai dua orang moodboster seperti mereka, yg sama" baik dan spesial menurutku. ❤
...
dulu melupakan ' Dia ' butuh waktu yang lama, waktu yang amat sangat menyita sebagian waktu, kebahagiaan dan senyumanku. hampir setiap hari awan gelap menyelimuti kegiatanku, kebahagiaanku, dan menutupi senyumanku.
hari demi hari,
waktu demi waktu awan gelap itu perlahan mulai pergi, pergi dari hidupku dan tidak dapat aku pungkiri itu semua karna kehadiran KAMU .
kamu datang di hidupku seperti pelangi yg hadir di saat langit gelap sehabis hujan.
aku senang kamu hadir, aku senang kamu membuat senyumanku kembali, dan aku senang kamu membuat hariku penuh warna.
namun di balik semua keceriaan dan kebahagiaan itu aku takut akan satu hal, takut kalau pelangi yg bewarna itu kembali menjadi awan yg gelap. aku takut kamu pergi, aku takut kamu menjauh. aku sudah terlalu bergantung tentang sosok dirimu. aku takut semua itu terjadi.
dan kalaupun benar terjadi kamu pergi dan menjauh, yg aku fikirkan butuh berapa lama aku melupakan sosok tentang kamu, dan semua tentang kamu?
sedangkan begitu banyak senyuman yg setiap hari kamu hadirkan di hidupku.